Mahasiswa Institut Pendidikan Soe Kembangkan Literasi dan Numerasi Berbasis Pertanian Organik di Panti Asuhan Anugerah.

Bagikan

Facebook
WhatsApp
X

Soe, TTS — Mahasiswa Institut Pendidikan Soe yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Implementasi Pembelajaran Mandiri Anak Panti Asuhan Anugerah Melalui Bimbingan Tutor Sebaya untuk Menumbuhkan Budaya Literasi dan Numerasi Berbasis Pertanian Organik.”

Kegiatan yang berlangsung sejak 2 Agustus hingga 3 November 2025 ini dilaksanakan di Panti Asuhan Anugerah, Kelurahan Nunumeu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan pendampingan Dosen Pendamping Lapangan, Ibu Netty J. Gella, M.Si. Tim mahasiswa diketuai oleh Ona Imelda Sae (Prodi Matematika) dan beranggotakan Ledy Agrenimus Metkono (Matematika), Fabianus Bastian Korbafo (Matematika), Ernita Liem (PGSD), serta Rifaldo Ta’aek (PGSD).

Sebagai langkah awal, menyediakan persiapan lahan tanam (untuk pertanian organik) sebagian media belajar literasi numerasi dan membangun pojok belajar untuk memperkuat pemahaman matematika setelah pembelajaran dengan media pertanian organik, sekaligus menyediakan tempat yang nyaman untuk belajar dan membaca.Kegiatan ini diperkuat dengan metode peer tutoring atau bimbingan tutor sebaya bertujuan agar anak-anak yang lebih besar atau yang sudah memiliki kemampuan literasi dan numerasi yange lebih baik dapat membantu teman-temannya yang lebih kecil atau yang masih mengalami kesulitan belajar. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta budaya saling membantu, memperkuat kemandirian belajar, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan panti asuhan

Uniknya, pembelajaran numerasi diintegrasikan dengan praktik pertanian organik. Anak-anak belajar menghitung kebutuhan pupuk, mengukur pertumbuhan tanaman, hingga menghitung hasil panen. Mereka juga dikenalkan pada konsep pertanian berkelanjutan melalui kegiatan seperti pembuatan pupuk bokasi dan penanaman sayuran.

“Pendekatan ini tidak hanya mengasah kemampuan berhitung, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pertanian ramah lingkungan,” ujar Ona Imelda Sae selaku ketua tim.

Hingga saat ini, dua kegiatan utama yang telah terlaksana adalah pembuatan pupuk bokasi dan peresmian pojok baca. Kedua kegiatan ini mendapat sambutan positif dari anak-anak panti serta pengelola.

Kegiatan PKM-PM ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dari bangku kuliah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Harapannya, model pengabdian ini dapat menjadi inspirasi untuk mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan peduli lingkungan

  • One thought on “Mahasiswa Institut Pendidikan Soe Kembangkan Literasi dan Numerasi Berbasis Pertanian Organik di Panti Asuhan Anugerah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *