Pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Pendidikan Fisika IPS oleh LAMDIK: Langkah Strategis Menuju Mutu dan Daya Saing Unggul
Bagikan
Institut Pendidikan Soe (IPS) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) oleh LAMDIK di Program Studi Pendidikan Fisika yang berlangsung pada 17–18 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mengukur ketercapaian berbagai proses akademik serta memastikan kesesuaian pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dengan standar yang ditetapkan.
LAMDIK menghadirkan dua asesor berpengalaman, yaitu Prof. Dr. Lia Yulianti, M.Pd dari Universitas Negeri Malang sebagai Asesor 1 dan Dr. Achmad Syamsudin, S.Pd., M.Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai Asesor 2. Kehadiran keduanya memberikan perspektif objektif sekaligus masukan konstruktif bagi pengembangan program studi ke depan.
Kegiatan pembukaan pada hari pertama berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh pimpinan institusi, di antaranya Rektor IPS Bapak Ared J. Billik, S.T., M.Si, Wakil Rektor I Bapak Johanis Tanaem, M.Pd, Wakil Rektor II Ibu Greet S. Daniel, M.Pd, Wakil Rektor III Bapak Yusak I. Bien, M.Pd, serta Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Ibu Ruth N.K. Mellu, M.Pd, bersama seluruh dosen dan tenaga kependidikan IPS.
Dalam wawancaranya, Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Ibu Ruth N.K. Mellu, M.Pd, mengungkapkan bahwa pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi pengalaman yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran berharga. Ia mengakui adanya rasa tegang dan gugup, mengingat ini merupakan asesmen lapangan pertama yang dihadapinya sebagai kepala program studi, terlebih dengan perubahan sistem dari borang menjadi interaksi langsung dengan asesor.
Meski demikian, Ibu Ruth menegaskan bahwa asesmen ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi sejauh mana proses yang telah dijalankan di program studi. Salah satu keunggulan yang ditonjolkan adalah implementasi visi dan misi program studi yang menekankan nilai-nilai etika kristiani. Hal ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK), demo sains, dan kegiatan CCF yang menjadi ciri khas pembinaan karakter mahasiswa.
Dalam proses asesmen, asesor LAMDIK juga menyoroti pentingnya pengukuran indikator etika kristiani secara lebih terstruktur. Meskipun belum sepenuhnya terformulasi secara rinci, Prodi Pendidikan Fisika menunjukkan bahwa dampak positif dari nilai-nilai tersebut telah tercermin melalui respon pengguna lulusan, alumni, dan mahasiswa yang menilai baik kualitas lulusan. Secara umum, program studi ini berkomitmen menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Ibu Ruth menyampaikan rencana tindak lanjut pasca asesmen lapangan, yaitu melakukan evaluasi dan penguatan di berbagai aspek, termasuk pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pembaruan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan sumber belajar terkini, penggunaan media pembelajaran yang relevan, serta referensi lima tahun terakhir menjadi prioritas utama. Selain itu, strategi pengembangan kurikulum serta peningkatan kegiatan penelitian dan PkM juga akan disusun untuk memenuhi tuntutan akademik yang semakin dinamis.
Pelajaran penting yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pentingnya dokumentasi, termasuk bukti foto dalam setiap kegiatan tridarma, sebagai bagian dari penguatan administrasi dan akuntabilitas program studi.
Melalui asesmen lapangan ini, seluruh sivitas akademika Program Studi Pendidikan Fisika IPS berharap dapat terus meningkatkan kompetensi, memperbaiki sistem pembelajaran, serta memperluas kontribusi melalui penelitian dan pengabdian. Ke depan, besar harapan agar program studi ini mampu menjadi lebih berkualitas, unggul dalam mutu, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.



Kontak Media:
Promosi & Humas Institut Pendidikan Soe
Kabar IPS
Mahasiswa IPS Soe Siap Terjun ke Desa, KKNT 2026 Angkat Tema Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal




