Mahasiswa IPS Soe Siap Terjun ke Desa, KKNT 2026 Angkat Tema Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Bagikan
Institut Pendidikan Soe (IPS) secara resmi membuka kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan VI Tahun 2026 dengan mengusung tema “Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Pendidikan Soe dan berlangsung pada 11–14 Maret 2026 di Aula Institut Pendidikan Soe, Jalan Badak No. 5A, Lokasi 2 SMK Negeri 1 Soe.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IPS, Ared J. Billik, S.T., M.Si, bersama jajaran pimpinan kampus yakni Wakil Rektor I Johanis Tanaem, M.Pd, Wakil Rektor II Greet S. Daniel, M.Pd, dan Wakil Rektor III Yusak I. Bien, M.Pd. Turut hadir pula Ketua LP3M beserta jajaran, para dosen, tenaga kependidikan, serta 131 mahasiswa/i peserta KKNT yang berasal dari lima program studi, yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Biologi.
Dalam sambutannya, Rektor IPS menegaskan bahwa mahasiswa yang akan melaksanakan KKNT tahun ini diharapkan mampu menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat desa, khususnya dalam bidang literasi, ketahanan pangan, penanganan stunting, dan edukasi gizi. Menurutnya, kehadiran mahasiswa IPS di desa-desa tujuan KKNT harus memberikan kontribusi nyata serta menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketua kegiatan, Lesly N. Ndun, S.Pd., M.Hum, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan ini merupakan momentum penting bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa untuk berkolaborasi merancang program kerja yang akan dilaksanakan di lokasi KKNT. Seluruh program tersebut harus selaras dengan tema tahun ini, yakni Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal, sehingga setiap aktivitas mahasiswa di desa berfokus pada pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai solusi bagi masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa materi pembekalan yang diberikan telah disusun berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan oleh para DPL di desa-desa tujuan. Dengan demikian, setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta relevan dengan kondisi lapangan.
Menurutnya, mahasiswa peserta KKNT tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi lain seperti kemampuan observasi untuk mengidentifikasi potensi pangan lokal, komunikasi edukatif dalam memberikan pemahaman tentang gizi kepada masyarakat, serta kreativitas dalam mengolah dan mengemas pangan lokal agar lebih menarik dan bernilai ekonomi.
Di akhir pesannya, Ketua kegiatan mengingatkan seluruh peserta KKNT untuk menjaga nama baik Institut Pendidikan Soe dengan menunjukkan sikap dan etika yang baik selama berada di lokasi pengabdian. Ia menegaskan bahwa KKNT bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat mengenai kekayaan pangan lokal dan budaya yang dimiliki desa-desa di daerah tersebut.




Kontak Media:
Promosi & Humas Institut Pendidikan Soe
Kabar IPS
Mahasiswa IPS Soe Siap Terjun ke Desa, KKNT 2026 Angkat Tema Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal




