Mahasiswa IPS Rayakan Cross Cultural Day: Bangun Jembatan Budaya Dunia di Aula Kampus
Bagikan
Soe, 2 Maret 2026 – Institut Pendidikan Soe (IPS) sukses menggelar kegiatan Cross Cultural Day di Aula IPS. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris ini menghadirkan rangkaian kegiatan inspiratif, mulai dari talkshow internasional, pertunjukan budaya, pameran, hingga potluck party yang penuh keakraban.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan PGSD, guru-guru bahasa Inggris dari SMK Kristen Soe, Rektor IPS Ared J. Billik, S.T., M.Si, serta seluruh ketua dan sekretaris program studi seperti Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Biologi, PKO, dan PGSD. Seluruh ketua lembaga, biro, unit, dosen, tenaga pendidik, dan staf IPS turut hadir, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan bertaraf internasional ini.
Hadirkan Pembicara dari Belgia, Australia, dan Amerika Serikat
Sesi talkshow menjadi momen utama dengan menghadirkan pembicara internasional dari berbagai negara. Dari KdG University of Applied Sciences and Arts, Belgia, hadir Mrs. Ketleen Veelaert, Mr. Pieter Borremans, Giel Corign, dan Tijs Jassens. Dari Australia hadir Ms. Shelley McPhee dan Mr. Andrew Landon, sementara dari Amerika Serikat hadir Mr. Joe Powers.
Para pembicara membagikan pengalaman dan wawasan mengenai budaya negara masing-masing, memberikan perspektif global yang sangat berharga bagi mahasiswa IPS.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IPS, Marthisa O. Billik, M.Pd, menekankan manfaat besar kegiatan ini bagi mahasiswa. Ia menyampaikan:
“Biasanya mahasiswa kami belajar grammar, tenses, structure, dan linguistik di kelas. Namun melalui Cross Cultural Day, mereka dapat langsung mengenal budaya dari luar negeri karena dibawakan langsung oleh pembicara internasional. Ini sangat membantu mereka, khususnya dalam penyusunan skripsi, sekaligus memotivasi mereka untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dan memperkenalkan budaya secara luas.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Kerja Sama IPS atas dukungan terhadap kolaborasi internasional. Menurutnya, meskipun IPS merupakan kampus yang relatif kecil, kesempatan seperti ini mampu meningkatkan reputasi IPS di kancah global serta membuka peluang kerja sama internasional bagi mahasiswa.
Peserta dan Pembicara Berikan Kesan Mendalam
Kesan positif datang dari peserta, salah satunya Hesri Tusi, S.Pd, guru bahasa Inggris di SMA Salbait dan SMA Kristen 1 Soe. Ia menyatakan:
“Selama 25 tahun mengajar, ini pertama kalinya saya bisa mengikuti kegiatan yang begitu bermanfaat. Saya sangat senang bisa belajar budaya dari luar negeri secara langsung.”
Sementara itu, Mrs. Ketleen Veelaert, dosen Sosiologi dari KdG University Belgium, mengungkapkan kekagumannya terhadap masyarakat Timor:
“Sebelumnya saya hanya mengunjungi Jawa, tapi Timor memiliki budaya yang lebih terbuka dan beragam. Saya sangat tertarik mempelajari berbagai suku, bahasa daerah, dan kebiasaan unik di TTS.”
Membangun Jembatan Global dari Soe
Cross Cultural Day bukan sekadar ajang pertukaran budaya, tetapi juga momentum strategis dalam membangun jembatan global bagi mahasiswa IPS. Melalui talkshow, pameran, pertunjukan budaya, dan potluck party, mahasiswa belajar berinteraksi dengan komunitas internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperluas wawasan akademik dan sosial.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen IPS dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya kompeten dalam bahasa, tetapi juga kaya wawasan budaya dan siap bersaing di tingkat global.



Kontak Media:
Promosi & Humas Institut Pendidikan Soe
Kabar IPS
Mahasiswa IPS Soe Siap Terjun ke Desa, KKNT 2026 Angkat Tema Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal





One thought on “Semarak Cross Cultural Day di IPS, Bangun Perspektif Global Mahasiswa”
What a great event…
Proud of you PBI of IPS…
Really inspiring and motivating in helping usbto learn more about language and culture..