Kimia Tak Lagi Sulit, Pendidikan Kimia IPS Hadir di SMK Negeri Batuputih
Bagikan
Batuputih, TTS — Program Studi Pendidikan Kimia Institut Pendidikan Soe (IPS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) perdana bertajuk “Sihir Kimia di Dapur” pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan menjadi langkah awal Prodi Pendidikan Kimia IPS dalam mendekatkan pembelajaran kimia dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PkM ini dirancang untuk menghadirkan pembelajaran kimia yang kontekstual, aplikatif, dan menyenangkan bagi siswa. Melalui berbagai contoh sederhana yang dekat dengan aktivitas harian, siswa diajak memahami bahwa kimia bukanlah ilmu yang abstrak dan sulit, melainkan hadir di sekitar mereka.
Ketua Program Studi Pendidikan Kimia IPS, Matheos J. Takaeb, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa kimia memiliki peran penting dalam setiap aspek kehidupan manusia.
“Kimia ada di sekitar kita—di dapur, di kamar mandi, bahkan dalam setiap aktivitas manusia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kimia dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan PkM ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak SMA/SMK, khususnya di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Sementara itu, Ketua Tim Kegiatan, Dolly N. Neno, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa pendekatan kontekstual dipilih agar siswa lebih mudah memahami konsep kimia. Ia mencontohkan bahwa kendaraan bermotor tidak dapat berfungsi tanpa bahan bakar yang mengandung senyawa kimia, serta cat berkualitas tinggi membutuhkan zat kimia tertentu agar tahan lama dan tidak mudah rusak.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Kepala SMK Negeri Batuputih, Eti Y. Markus, SP., MP. Menurutnya, sekolah kejuruan membutuhkan model pembelajaran yang inovatif dan tidak monoton agar siswa tetap termotivasi di tengah tantangan era digital.
Ia menilai kehadiran tim dari Program Studi Pendidikan Kimia IPS mampu memberikan semangat baru, wawasan, serta inspirasi bagi siswa, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap IPS sebagai perguruan tinggi lokal yang berperan dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berintelektual.
PkM ini melibatkan Sekretaris Program Studi Pendidikan Kimia Rensani Taloin, S.Pd., M.Si, dosen Trivena Tualaka, S.Pd., M.Si, tenaga kependidikan Yelly Opat, SE, serta 10 mahasiswa Pendidikan Kimia semester 1 dan 3. Keterlibatan mahasiswa menjadi bentuk pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus penguatan nilai pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Kimia IPS menegaskan visinya untuk menjadi Center of Excellence dalam integrasi ilmu kimia, pedagogi modern, dan pengabdian masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dikembangkan sebagai ruang kolaborasi antara kampus dan sekolah, sekaligus memperkuat peran Institut Pendidikan Soe dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Selatan.





Kontak Media:
Promosi & Humas Institut Pendidikan Soe
